Konser di Busan, Harga Hotel Hampir Rp 9 Juta per Malam

Harga hotel di Busan, Korea Selatan, melonjak drastis menjelang konser BTS pada Juni 2026. Permintaan yang sangat tinggi dari penggemar membuat harga penginapan meningkat tajam, bahkan ada yang mencapai hingga tujuh setengah kali lipat dari tarif normal.

Dengan pertunjukan yang dijadwalkan pada tanggal 12 dan 13 Juni 2026, semua mata tertuju pada kota pelabuhan ini. Konser ini adalah bagian dari tur “Arirang”, menjadi acara yang ditunggu-tunggu setelah empat tahun vakum.

Menurut laporan terbaru, rata-rata tarif penginapan selama akhir pekan konser ini mencapai 433.999 won per malam. Angka tersebut menjadi lebih dari dua kali lipat dibandingkan tarif akhir pekan di waktu-waktu sebelumnya.

Lonjakan Harga Hotel di Busan pada Akhir Pekan Konser

Berdasarkan survei oleh Komisi Perdagangan Adil Korea Selatan, mereka mencatat lonjakan harga yang signifikan ini. Survei tersebut mencakup 135 fasilitas akomodasi di Busan, termasuk hotel, motel, dan penginapan.

Dari hasil survei, motel mencatat kenaikan harga yang paling tajam. Ini menunjukkan bagaimana permintaan dapat memengaruhi biaya akomodasi secara drastis.

Rata-rata tarif motel melonjak dari 106.663 won menjadi 325.801 won selama periode konser. Kenaikan ini juga berimbas pada hotel yang juga mengalami lonjakan tarif tinggi.

Detail Kenaikan Tarif Selama Periode Konser BTS

Selain itu, tarif hotel biasa mengalami peningkatan dari 321.180 won menjadi 631.546 won. Lonjakan harga ini tidak hanya terdampak oleh faktor permintaan, tetapi juga oleh persiapan untuk menyambut pengunjung yang datang dari berbagai penjuru.

Penginapan liburan atau “pension” mengalami kenaikan yang lebih kecil namun masih signifikan. Dalam banyak kasus, hanya beberapa properti yang mengenakan biaya berlebihan yang mencolok.

Menariknya, sekitar 10 persen dari penginapan yang disurvei mengenakan biaya lebih dari lima kali tarif normal selama akhir pekan konser. Fenomena ini menunjukkan bagaimana pasar mampu menentukan harga berdasarkan permintaan.

Status Akhir Legislatif Mengenai Harga Hotel

Pihak berwenang sudah mengumumkan bahwa survei ini akan menjadi acuan untuk memonitor praktik harga selama periode acara besar. Hal ini juga berkaitan dengan regulasi yang diperkenalkan untuk mencegah penarikan biaya yang berlebihan.

Regulasi tersebut bertujuan untuk memberikan perlindungan bagi pengunjung, terutama dalam konteks acara yang menarik banyak perhatian. Masyarakat mendukung adanya tindakan tegas terhadap praktik penetapan harga yang tidak adil.

Para pelaku industri juga diharapkan untuk lebih bertanggung jawab dalam menetapkan harga agar tetap bersaing dan tidak merugikan konsumen. Jika situs pemesanan terus terpantau, hal ini akan membawa dampak positif untuk industri pariwisata.

Related posts